Timses Sibuk Cari Alasan Prabowo Joged Di Acara Natal. Takut Ditinggalkan Kelompok 212?


Momen Prabowo Subianto berjoget dalam acara perayaan Natal keluarganya ramai dibahas. Timses Prabowo-Sandi menyebut jika Prabowo tak ikut dalam ritual ibadah. Seperti diberitakan CNN Indonesia.com, video calon presiden nomor 02 Prabowo Subinto berjoget dalam perayaan Hari Natal keluarga pada Selasa (25/12) malam, viral di media sosial Twitter. Video tersebut rekaman dalam Instastory Anggota Komisi VIII DPR dariFraksi Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, @rahayusaraswati. Namun, saat ini tersebut telah hilang.
Sementara itu, rekaman video yang telah viral di media sosial memperlihatkan Prabowo berada di tengah perayaan Natal keluarganya. Prabowo yang mengenakan kemeja putih itu terlihat berjoget poco-poco bersama sejumlah keluarga. Dalam instagram, Sara mengunggah foto bersama Prabowo yang duduk di antara anggota keluarganya. Dalam foto tersebut terlihat pula ayahnya, Hashim duduk di sisi kanan yang tak jauh dari Prabowo.
Juru Bicara Badan Pemenangan Prabowo (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengatakan bahwa Prabowo tak ikut dalam ibadah Natal. Menurut Andre, Prabowo hanya menghadiri undangan perayaan Natal keluarganya yang merayakan. "Intinya Pak Prabowo tak melaksanakan ibadah, dia diundang keluarganya, adik-adiknya, kakaknya ada yang merayakan. Lalu dia datang dong. Kan tari poco-poco doang, bukan ikut ibadah," kata dia.
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin, Arsul Sani, menilai ucapan Natal dari Ma'ruf sebagai hal yang wajar. Merujuk fatwa Majelis Ulama Indonesia, menurut Arsul, tak pernah ada larangan bagi umat Islam untuk menyampaikan ucapan Natal. "Saya jelaskan fatwa MUI itu jelas yang dilarang itu menghadiri perayaan Natal dalam konteks ritual seperti misa atau kebaktian. Tapi MUI tidak mengharamkan," ujar Arsul.
MUI sebelumnya menyatakan tak pernah menerbitkan fatwa terkait ucapan selamat Natal. Fatwa yang pernah diterbitkan adalah tentang perayaan Natal bersama pada tahun 1981. Isi fatwa itu di antaranya mengharamkan umat Islam untuk mengikuti upacara Natal. Jadi pertanyaannya adalah kenapa Timses Capres no 2 sibuk menjelaskan acara Prabowo kalau jelas bukan ritual keagamaan? Atau karena sudah terlanjur meyandarkan dukungan ke kelompok Alumni 212 yang nota bene Islam garis keras yang mungkin mengharamkan event non Muslim termasuk acara natalan?
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==