Sebut Indonesia Miskin, Prabowo Ditantang Tutup Rekening Sumbangan Kampanye


JURU bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Arya Sinulingga, menantang kubu Prabowo Subianto untuk tidak meminta sumbangan dana kampanye pemilu presiden (pilpres) 2019. Hal itu disampaikan lantaran Prabowo kerap menyebut Indonesia merupakan negara miskin di beberapa pidatonya.

Bukan hanya Prabowo, Arya juga menyinggung Sandiaga yang kerap menyebut masyarakat Indonesia semakin miskin. Ia pun menantang mereka untuk menutup bantuan dana kampanye Pilpres 2019.

“Sama dengan sandi, Indonesia makin miskin. Ayo saya tantang nih BPN (Badan Pemenanganan Nasioanal) Prabowo-Sandiaga konsisten, berani gak tutup norek bantuan kampanye. Kalau enggak aneh. Orang kaya minta bantuan orang miskin,” kata Arya di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Rabu (26/12).

Calon Presiden nomor urut 02 itu kerap menyebut penduduk Indonesia hidup dengan penghasilan tidak layak bahkan sama dengan negara-negara miskin seperti Haiti dan Rwanda di Benua Afrika.

Arya menanggapi jika Prabowo salah menyebut Haiti berada di Benua Afrika. Kemudian Arya juga menyebut pernyataan tersebut tidak konsisten dengan dibukanya rekening sumbangan dana kampanye pilpres kubu Prabowo-Sandiaga.

“Beliau mengatakan Indonesia miskin, tapi satu sisi dia minta sumbangan (dana kampanye) ke masyarakat Indonesia. Jangan dong minta sumbangan ke orang miskin,” tuturnya.

“Ini kontradiksi, harusnya dia konsisten. Harusnya jika mengatakan Indonesia miskin dia tutup rekening tim kampanye.

Baca Sumbernya
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==