Pakai Baret dan Loreng, Wan Sehan Sambangi kediaman Prabowo, Firasat Apa?


Habib Syaikhan bin Mustofha Al-Bahar atau yang biasa dikenal dengan nama Wan Sehan terekam kamera tengah berkunjung kekediaman, Praboowo Subianto.

Habib Syaikhan alias Wan Sehan berkunjung ke Jalan Kertanegara IV, Selong, Kebayoran baru, Jakarta Selatan pada Kamis (27/12/2018).

Namun ada hal unik dalam kunjugannya tersebut, Wan Sehan terlihat mengenakan baret merah dan seragam loreng khas prajurit Kopassus.

Kunjungan Wan Sehan seperti yang diposting Dowe lewat akun @putrabanten80; pada Kamis (27/12/2018) jelang tengah malam.

Dalam video yang turut dibagikan, Wan Sehan terlihat dipapah Calon presiden (Capres) Republik Indonesia nomor urut 2 itu bersama seorang jemaah Wan Sehan.

"Semoga Allah SWT Memberikan Umur Panjang Dan Senantiasa Melindungi Habib Wansehan Dan Pak @prabowo #2019PrabowoSandi," tulis Dewo.







"Saya Langkapin Sama Fotonya, Biar Tetangga Sebelah Tabah Meriang. Di Rumah Kertanegara, Pak Prabowo Mendapat Kunjungan Silaturahmi Dari Habib Syaikhan bin Mustofha Al-Bahar Atau Yang Biasa Dikenal Dengan Nama Wan Sehan," tambahnya melengkapi sejumlah potret Wan Sehan dan Prabowo Subianto.

Kedatangan Wan Sehan ke rumah Prabowo tersebut dipercaya sebagian masyarakat sebagai pertanda, terlebih pakaian loreng dan baret merah yang dikenakan keturunan Nabi Muhammad SAW itu.

Seperti diketahui sebelumnya, Wan Sehan merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW yang dipercaya memiliki kelebihan mengetahui masa depan.

Seperti peristiwa tsunami Aceh yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 silam.

ketika itu, Wan Sehan diketahui menuju pantai Aceh dan memukul-mukulkan air laut di pinggir pantai Beberapa hari sebelum peristiwa terjadi.

Namun perilaku sang habaib tidak diketahui dan dianggap sebagai angin lalu hingga akhirnya tsunami dahsyat terjadi.

Tsunami itu memiliki gelombang setinggi 30 meter yang menewaskan sekitar 280.000 jiwa di 14 negara dan menenggelamkan sejumlah permukiman pesisir.

Gempa dan tsunami itu ditetapkan sebagai salah satu bencana alam paling mematikan sepanjang sejarah di dunia.

Beli Mobil Pakai Daun

Dikutip dari kabarmakkah.com, kisah tidak biasa Wan Sehan lainnya diungkapkan Ustadz Jaka Tingkir ketika mengikuti Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurussalam, persis di samping rumah Ustadz Jaka Tingkir.

http://www.kabarmakkah.com/2017/02/kisah-nyeleneh-wan-sehan-beli-toyota.html

Usai Maulid Nabi Muhammad SAW digelar, Wan Sehan kemudian memanggil Ustadz Jaka Tingkir dan menyuruhnya untuk mengambil daun untuk disimpan di dalam sebuah koper.

Perintah pun dijalankan, tidak beberpaa lama Ustadz jaka Tingkir berhasil mengumpulkan daun seperti yang diperintahkan.

Namun perintah kedua semakin tidak masuk akal, Wan Sehan kemudian meminta Ustadz Jaka Tingkir membawa koper berisi daun itu ke dealer modil untuk membeli sebuah mobil Toyota Fortuner berwarna putih.

Sesampainya di dealer mobil, hari Ustadz Jaka Tingkir terasa berdebar, khawatir karena mengetahui isi koper merupakan daun yang dipetiknya dri halaman rumahnya.

Akan tetapi, dengan mengucap basmallah, Ustadz Jaka Tingkir kemudian membuka koper berisi daun tersebut. Namun tak dinyana, daun tersebut rupanya sudah berubah menjadi uang yang digunakannya untuk membeli mobil.

Mobuil tersebut pun langsung dibawanya pulang untuk ditunjukkan kepada Wan Sehan. Bukan terkejut, Wan Sehan kali ini melakukan hal yang tidak biasa, dirinya mencorat-coret bodi mobil dengan cat semprot berwarna warni.

Ustadz Jakar Tingkir kembali terheran-heran dengan kelakuan Wan Sehan, tetapi lewat kejadian tersebut dirinya mendapat hikmah, antara lain mobil tidak akan dicuri, membahagiakan pengguna jalan karena melihat mbil penuh coretabn warna warni, menghilangkan rasa bangga dengan harta dunia dan hikmah terakhir hanya Allah yang tahu.

Dalam potret yang diunggah, terlihat mobil Toyota Fortuner terparkir di dalam garasi rumah dengan kondisi penuh coretan cat semprot. Pada potret lainnya, Wan Sehan y6ang duduk di kabin depan sisi penumpang terlihat disapa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab. (dwi)

Baca Sumbernya
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==