Banyak Pedagang Pasar Ogah Pilih Prabowo-Sandi, Ini Alasannya


Para pegadang pasar di Sumatera Selatan (Sumsel) menyatakan tidak akan memilih Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 nanti. Sebabnya adalah Prabowo seringkali mengeluarkan pernyataan yang menakut-nakuti rakyat. Selain itu, gara-gara Prabowo-Sandi masyarakat jadi enggan berbelanja ke pasar.

Dilansir dari Merdeka, Kamis (20/12/2018), para pedagang pasar di Sumsel menyatakan bahwa selama ini Prabowo kerap mengatakan hal-hal yang membuat masyarakat menjadi takut. Hal itulah yang membuat mereka tidak sudi memilih pasangan nomor urut 02 tersebut.

"Kami menolak dukung Prabowo-Sandi, dikarenakan Prabowo perkataannya sering menakut-nakuti rakyat," kata salah seorang pedagang beras, Rahmat, di Palembang.



Pedagang pasar nyatakan tidak akan pilih Prabowo-Sandi | beritacenter.com
Salah satunya, menurut Rahmat, adalah kata-kata Prabowo bahwa Indonesia akan punah jika dirinya tidak terpilih sebagai presiden pada Pilpres 2019 mendatang. Selain itu, banyak pedagang juga dibuat marah oleh Sandiaga Uno yang kerap menyebut harga-harga pangan di pasar mahal dan tidak stabil.

"Karena pernyataan Sandiaga itu, masyarakat enggan untuk belanja di pasar dan pasar semakin sepi yang berimbas menurunnya penghasilan pedagang pasar. Kami marah dan kami tidak pilih Prabowo-Sandi," kata Rahmat lagi.

Rahmat bahkan mengatakan bahwa dirinya beserta banyak pedagang lain tidak akan diam, tapi akan berkampanye dengan mengajak para pedagang di pasar-pasar untuk tidak memilih Prabowo-Sandi.

"Banyak pedagang juga mengeluhkan hal yang sama dan yakin seluruh pedagang pasar menolak pilih Prabowo-Sandi. Kami sudah saling komunikasi dengan pedagang lainnya, kami tidak akan tinggal diam, tunggu waktu yang tepat, dari kemarin kami sudah bergerak ke seluruh pasar-pasar mengajak teman-teman pedagang untuk menolak memilih Prabowo-Sandi," beber Rahmat.



Tulisan yang dipasang pedagang pasar di Sumsel untuk menentang perkataan Sandiaga Uno bahwa harga di pasar mahal | harianterbit.com
Itulah ungkapan dari para pedagang pasar yang dirugikan karena perkataan dari Prabowo-Sandi. Tentu alangkah lebih baik jika Prabowo-Sandi berhenti mengatakan bahwa harga-harga di pasar mahal, karena hal itu bukannya membantu rakyat tapi justru merugikan mereka.

Lebih baik Prabowo-Sandi berkampanye dengan cara mempromosikan visi misi dan program yang mereka usung. Bukan justru menyebut-nyebut soal ketidakstabilan harga di pasar untuk menjelek-jelekkan pemerintah. Karena dengan melakukan itu, mereka justru menghambat rejeki para pedagang, tidak hanya di Sumsel tapi di seluruh Indonesia.

Baca sumbernya
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==