Awalnya Kasihan, Kini Hilang Respek Karena Pernyataan Ifan Ini, Netter: Upaya Politisasi?

Bencana tsunami belum lama terjadi. Nama Ifan Seventeen yang menjadi sosok yang paling diperhatikan publik pun, angkat bicara. Dalam wawancaranya bersama TV One, Ifan pun menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja BMKG.



Ifan mempertanyakan kegunaan keberadaan BMKG jika pernyataan pasca kejadian pun salah. Diketahui, sesaat setelah terjadi bencana, BMKG mengeluarkan pernyataan bahwa itu merupakan ombak pasang. Namun kemudian diralat dan dinyatakan bahwa yang terjadi adalah tsunami. Kesalahan itulah yang disesalkan Ifan.

Namun awalnya kasihan, kini banyak netizen yang mengaku hilang respek karena pernyataan Ifan. Dalam sebuah akun gosip yang memposting perihal pernyataan Ifan ini, rupanya mengundang pro dan kontra. Beberapa yang kontra menyayangkan pernyataan ifan yang dianggap berbau politik.



Inilah pernyataan yang dimaksud:

"Ya maksudnya ini hal-hal yang harus aku sampaikan ke publik, karena beberapa kali aku mencoba menyampaikan kebenaran soal tenaga kerja asing sampai persekusi ulama alhamdulillah Tv One selalu mendukungku," ucap Ifan.

Beberapa netizen menyayangkan pernyataan Ifan yang membawa-bawa perihal TKA dan persekusi ulama, sementara konteks pembicaraan adalah bencana tsunami. Berikut beberapa komentar yang dimaksud:

@ra***ndina, "Kok bawa2 ‘kebenaran tenaga kerja asing dan persekusi ulama’??? Waduhhh...kok masih bisa di politisasi sih mas @ifanseventeen???"

@endra_lum***raja, "Lagi d arahkan ke politik,monggo d cek tv nya apa??mertua dan alm istri caleg partai apa??? Be smart please."

@emma_***oya, "Mksdnya apa ya,koq dia bahas mslh TKA dan persekusi ulama.dan blg jg tv one slalu mendukung dia,koq rada2 gmana gto statemen dia.pdhl yg dibahas tsunami."

@ste***os7, "Kok gue mencium ujung2 nya ke politik, Ada yang setuju ??"



Tentu setiap orang berhak berpendapat, namun yang benar-benar mengetahui maksud sebenarnya adalah pihak yang bersangkutan.

Baca Sumbernya
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==