JKSN: Jika Ada Muslim Tak Memilih Jokowi, Sama Seperti Menginjak Kepala Islam



Ketua Dewan Penasihat Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Asep Saifuddin Chalim menyerukan agar seluruh muslim dan warga Nahdlatul Ulama (NU) memilih Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Ia mengatakan hal tersebut ketika memberikan testimoni dan penutup di acara deklarasi JKSN Wilayah DKI Jakarta di Istora Senayan, Rabu (29/12/18).

“Jika ada orang muslim yang memilih Presiden bukan Jokowi, maka jangan salahkan ketika (disebut) telah menginjak kepalanya Islam. Karena Kyai Maaruf Amin adalah kepalanya Islam. Beliau adalah ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia),” kata Asep, dikutip dari tirto.id.

Dia juga mengatakan ketika masyarakat NU tak memilik paslon nomor urut 01 tersebut, itu sama saja dengan menginjak “kepalanya NU”.

“Jika ada orang NU yang Presidennya tidak memilih Jokowi jangan salahkan ketika mereka dikatakan sungguh mereka menginjak kepalanya NU. Jangan salahkan itu. Karena apa? Karena Kyai Maruf Amin adalah kepalanya NU (mantan Rais Aam PBNU dan kini Mustasyar PBNU),” kata Asep.

Asep juga mempertanyakan sejumlah ulama dan habaib memutuskan mendukung calon presiden dan calon wakil presiden selain Jokowi-Ma’ruf.

“Saya mempertanyakan dan saya heran kenapa masih ada ulama yang pilihannya dan doanya bukan kepada Pak Jokowi. Bukan ulama itu, bukan habaib, jika bukan itu salah satu daripada doanya,” ujar Asep.

Asep juga mengatakan, Presiden Jokowi adalah sosok muslim yang rajin beribadah. Tata cara salatnya pun disebutnya sudah baik dan benar.

“Saya pernah melihat dari jarak 3 meter dan saya memperhatikan salat beliau, tidak ada penghalang antara beliau dengan saya. Beliau begitu baik salatnya. Ketika sujud, jari-jari kedua kakinya menghadap kiblat,” kata Asep.

Di acara deklarasi JKSN DKI Jakarta seharusnya dijadwalkan hadir Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Moeldoko. Namun, Moeldoko tidak hadir. Di acara itu, terlihat hadir Khofifah Indar Parawansa yang merupakan bagian dari Dewan Pengarah JKSN.

Baca Sumbernya

Roy Kiyoshi Meramal Politik, Akan Ada Yang Terungkap Kejelekannya, KH Ma'ruf Amin?


Beberapa hari ini media memang tengah ramai membahas Capres dan Cawapres yang akan diselenggarakan pada tahun 2019. Kedua kubu yang akan bertarung di Pilpres 2019 mendatang akhirnya sudah mengumumkan Cawapresnya. Seperti yang dilansir melalui laman tribunnews.com (9/8/2018) Joko Widodo telah mengumumkan KH Ma'rud Amin sebagai calon wakil presiden yang akan mendampinginya, sementara Prabowo sudah memutuskan memilih Sandiaga Uno.



Seperti yang dilansir melalui laman serumpi.com (9/8/2018) salah satu peramal ternama yang disebut sebagai anak indigo yaitu Roy Kiyoshi sempat menyebutkan di Indonesia akan ada hal buruk terjadi yang berhubungan dengan dunia politik. Seperti yang dilansir melalui laman tribunnews.com (10/8/2018), Roy Kiyoshi telah memberikan sebuah gambaran umum, ia telah mengungkapkan bahwa suhu politik saat inu akan naik. Roy juga mengungkapkan akan ada tokoh-tokoh yang dianggap santun suatu waktu pasti terbongkar kejelekannya.



"Gambaran umum pada tahun 2018 Sio Anjing berunsur tanah dan simbol angka tujuh, di mana suhu politik naik jelang Pilpres, banyak drama -drama politik yang akan terjadi, ada tokoh-tokoh yang dikenal santun terbongkar kejelekannya dan dipertanyakan kredibilitasnnya saat bekerja. Ya masyarakat kecewa, banyak kejelekannya," ungkapnya seperti yang dilansir melalui laman serumpi.com (9/8/2018). Ramalan Roy Kiyoshi tersebut akhirnya di banjiri ragam komentar, ada yang menyebut bahwa yang dimaksud oleh Roy adalah KH Ma'ruf Amin, seorang ulama dan ketua MUI yang kini di deklarasikan sebagai cawapres Jokowi, banyak yang mengungkapkan jika KH Ma'ruf Amin pasti akan banyak di tinggalkan pada pendukungnya.

Baca Sumbernya

M. Juhairi Kesetanan, Sampai tega memukul Mahasiswi yang sedang sholat, begini kronologinya


SAMARINDA _ Merrisa Ayu Ningrum dipukul balok saat melaksanakan salat Zuhur di masjid Al-Istiqomah di kawasan Jalan Pangeran Antasari, Sungai Kunjang, Samarinda, Kalimantan Timur.

Wanita berusia 20 tahun itu ternyata mahasiswi Universitas 17 Agustus (Untag). Ia dipukul oleh Muhammad Juhairi (44). Diduga, Juhairi hendak merampok Ayu Ningrum.

Akibat penganiayaan itu, wanita yang akrab disapa Ayu menderita luka memar di bagian kepala dan wajah. Ayu sempat menjalani perawatan di RS Dirgahayu, kemudian melaporkan kejadian itu ke Polresta Samarinda, Sabtu (29/12)

Ditemani kerabatnya, sembari menahan rasa sakit di kepala dan wajah, Ayu menuturkan di hadapan petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Samarinda, bagaimana peristiwa pemukulan bisa terjadi padanya.

Kejadian itu bermula saat dirinya berada di kampusnya Universitas 17 Agustus (Untag) di Jalan Juanda, Samarinda Ulu, Jumat (28/12).

Usai mengerjakan tugas bersama rekannya sekira pukul 14.00 Wita, dia berniat pulang ke rumahnya di kawasan Jalan Kemangi, Kompleks GTL, Kelurahan Karang Asam, Kecamatan Sungai Kunjang, dengan mengendarai motor.

“Baru pulang dari kampus. Sebelum pulang, saya singgah di masjid untuk melaksanakan salat Zuhur,” kata Ayu.

Masjid Al-Istiqamah di Jalan Pangeran Antasari yang disinggahi Ayu dalam keadaan sepi, lantaran baru saja selesai salat Jumat. Hanya terlihat Juhairi yang duduk seorang diri, sembari menikmati secangkir teh di salah satu ruang terbuka di sebelah bangunan utama masjid.

“Sebelum salat saya menanyakan pada bapak itu (Juhairi), di mana toilet. Dijawabnya toilet ada di belakang masjid,” ucap Ayu mengingat percakapannya dengan Juhairi saat itu.

Usai dari toilet, Ayu berniat mengambil air wudu. Untuk kedua kalinya, Juhairi yang seperti menunggu Ayu kembali bertanya. “Mbak, sendirian sajakah?” tanya Juhairi.

Tanpa rasa curiga sedikitpun, Ayu mengatakan kalau dirinya sendiri dan hendak melaksanakan salat. Rupanya, pertanyaan kedua yang dijawab Ayu merupakan awal dari bahaya yang bakal menimpanya.

Saat Ayu berada di dalam masjid, tepatnya baru rakaat pertama, tanpa diduga Juhairi datang dengan membawa balok kayu di tangan kanannya. Ayu yang sedang salat langsung dihantam balok dari arah belakang.

Menerima serangan tak diduga itu, tubuh Ayu terhuyung dan roboh. Juhairi kembali melancarkan serangan keduanya. Seperti orang kesetanan, Juhairi melayangkan balok yang mengarah ke wajah Ayu.

“Kepala saya langsung pusing dan pandangan saya gelap karena tertutup mukena. Saya langsung berteriak minta tolong,” ujar Ayu.

Teriakan Ayu rupanya membuat Juhairi keder. Dia memilih kabur usai memukuli Ayu. Teriakan gadis ini rupanya didengar oleh Sukiman (45), salah seorang pengurus masjid yang rumahnya berada di belakang masjid.

Suara rintihan meminta tolong membuat Sukiman yang tengah tertidur sontak terbangun. Dengan segera, dia menuju asal suara dan mendapati Ayu tengah merintih kesakitan di dalam masjid.

“Saya langsung minta tolong dan sempat juga mencari keberadaan Juhairi. Tapi, dia keburu menghilang usai memukul saya,” terang Ayu.

Dalam kondisi lemah Ayu tetap meneruskan perjalanannya pulang, usai memastikan tidak satupun barang di dalam tasnya yang hilang. Namun, lantaran rasa sakit bertambah parah, pada malam harinya dia pun dirawat di Rumah Sakit Dirgahayu.

“Kepala belakang benjol, kuping kiri saya juga berdarah dan mata kiri saya sangat sakit,” lirih Ayu.

Sementara itu, Sukiman yang berada di mapolresta untuk memberikan keterangan menyatakan, saat kejadian dirinya memang tengah tertidur di dalam rumah.

Sayup-sayup dia mendengar suara teriakan dan segera keluar untuk melihat siapa yang berteriak itu.

“Saya tanya kepada Ayu, kamu siapa yang mukul, dia bilang orangnya bertubuh besar dan memakai baju koko dan songkok putih,” kata Sukiman.

Keterangan Ayu membuat Sukiman penasaran. Dia sempat mencari keberadaan pria yang dimaksud Ayu, namun tidak mendapatinya. Hanya sebuah balok kayu yang dia temukan di sekitar masjid yang diduga digunakan Juhairi untuk memukul Ayu.

“Saya minta dia memeriksa barang bawaan, ternyata tidak ada yang hilang. Kemudian Ayu pulang mengendarai motornya.” terang Sukiman.

Pakai Baret dan Loreng, Wan Sehan Sambangi kediaman Prabowo, Firasat Apa?


Habib Syaikhan bin Mustofha Al-Bahar atau yang biasa dikenal dengan nama Wan Sehan terekam kamera tengah berkunjung kekediaman, Praboowo Subianto.

Habib Syaikhan alias Wan Sehan berkunjung ke Jalan Kertanegara IV, Selong, Kebayoran baru, Jakarta Selatan pada Kamis (27/12/2018).

Namun ada hal unik dalam kunjugannya tersebut, Wan Sehan terlihat mengenakan baret merah dan seragam loreng khas prajurit Kopassus.

Kunjungan Wan Sehan seperti yang diposting Dowe lewat akun @putrabanten80; pada Kamis (27/12/2018) jelang tengah malam.

Dalam video yang turut dibagikan, Wan Sehan terlihat dipapah Calon presiden (Capres) Republik Indonesia nomor urut 2 itu bersama seorang jemaah Wan Sehan.

"Semoga Allah SWT Memberikan Umur Panjang Dan Senantiasa Melindungi Habib Wansehan Dan Pak @prabowo #2019PrabowoSandi," tulis Dewo.







"Saya Langkapin Sama Fotonya, Biar Tetangga Sebelah Tabah Meriang. Di Rumah Kertanegara, Pak Prabowo Mendapat Kunjungan Silaturahmi Dari Habib Syaikhan bin Mustofha Al-Bahar Atau Yang Biasa Dikenal Dengan Nama Wan Sehan," tambahnya melengkapi sejumlah potret Wan Sehan dan Prabowo Subianto.

Kedatangan Wan Sehan ke rumah Prabowo tersebut dipercaya sebagian masyarakat sebagai pertanda, terlebih pakaian loreng dan baret merah yang dikenakan keturunan Nabi Muhammad SAW itu.

Seperti diketahui sebelumnya, Wan Sehan merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW yang dipercaya memiliki kelebihan mengetahui masa depan.

Seperti peristiwa tsunami Aceh yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004 silam.

ketika itu, Wan Sehan diketahui menuju pantai Aceh dan memukul-mukulkan air laut di pinggir pantai Beberapa hari sebelum peristiwa terjadi.

Namun perilaku sang habaib tidak diketahui dan dianggap sebagai angin lalu hingga akhirnya tsunami dahsyat terjadi.

Tsunami itu memiliki gelombang setinggi 30 meter yang menewaskan sekitar 280.000 jiwa di 14 negara dan menenggelamkan sejumlah permukiman pesisir.

Gempa dan tsunami itu ditetapkan sebagai salah satu bencana alam paling mematikan sepanjang sejarah di dunia.

Beli Mobil Pakai Daun

Dikutip dari kabarmakkah.com, kisah tidak biasa Wan Sehan lainnya diungkapkan Ustadz Jaka Tingkir ketika mengikuti Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurussalam, persis di samping rumah Ustadz Jaka Tingkir.

http://www.kabarmakkah.com/2017/02/kisah-nyeleneh-wan-sehan-beli-toyota.html

Usai Maulid Nabi Muhammad SAW digelar, Wan Sehan kemudian memanggil Ustadz Jaka Tingkir dan menyuruhnya untuk mengambil daun untuk disimpan di dalam sebuah koper.

Perintah pun dijalankan, tidak beberpaa lama Ustadz jaka Tingkir berhasil mengumpulkan daun seperti yang diperintahkan.

Namun perintah kedua semakin tidak masuk akal, Wan Sehan kemudian meminta Ustadz Jaka Tingkir membawa koper berisi daun itu ke dealer modil untuk membeli sebuah mobil Toyota Fortuner berwarna putih.

Sesampainya di dealer mobil, hari Ustadz Jaka Tingkir terasa berdebar, khawatir karena mengetahui isi koper merupakan daun yang dipetiknya dri halaman rumahnya.

Akan tetapi, dengan mengucap basmallah, Ustadz Jaka Tingkir kemudian membuka koper berisi daun tersebut. Namun tak dinyana, daun tersebut rupanya sudah berubah menjadi uang yang digunakannya untuk membeli mobil.

Mobuil tersebut pun langsung dibawanya pulang untuk ditunjukkan kepada Wan Sehan. Bukan terkejut, Wan Sehan kali ini melakukan hal yang tidak biasa, dirinya mencorat-coret bodi mobil dengan cat semprot berwarna warni.

Ustadz Jakar Tingkir kembali terheran-heran dengan kelakuan Wan Sehan, tetapi lewat kejadian tersebut dirinya mendapat hikmah, antara lain mobil tidak akan dicuri, membahagiakan pengguna jalan karena melihat mbil penuh coretabn warna warni, menghilangkan rasa bangga dengan harta dunia dan hikmah terakhir hanya Allah yang tahu.

Dalam potret yang diunggah, terlihat mobil Toyota Fortuner terparkir di dalam garasi rumah dengan kondisi penuh coretan cat semprot. Pada potret lainnya, Wan Sehan y6ang duduk di kabin depan sisi penumpang terlihat disapa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab. (dwi)

Baca Sumbernya

Awalnya Kasihan, Kini Hilang Respek Karena Pernyataan Ifan Ini, Netter: Upaya Politisasi?

Bencana tsunami belum lama terjadi. Nama Ifan Seventeen yang menjadi sosok yang paling diperhatikan publik pun, angkat bicara. Dalam wawancaranya bersama TV One, Ifan pun menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja BMKG.



Ifan mempertanyakan kegunaan keberadaan BMKG jika pernyataan pasca kejadian pun salah. Diketahui, sesaat setelah terjadi bencana, BMKG mengeluarkan pernyataan bahwa itu merupakan ombak pasang. Namun kemudian diralat dan dinyatakan bahwa yang terjadi adalah tsunami. Kesalahan itulah yang disesalkan Ifan.

Namun awalnya kasihan, kini banyak netizen yang mengaku hilang respek karena pernyataan Ifan. Dalam sebuah akun gosip yang memposting perihal pernyataan Ifan ini, rupanya mengundang pro dan kontra. Beberapa yang kontra menyayangkan pernyataan ifan yang dianggap berbau politik.



Inilah pernyataan yang dimaksud:

"Ya maksudnya ini hal-hal yang harus aku sampaikan ke publik, karena beberapa kali aku mencoba menyampaikan kebenaran soal tenaga kerja asing sampai persekusi ulama alhamdulillah Tv One selalu mendukungku," ucap Ifan.

Beberapa netizen menyayangkan pernyataan Ifan yang membawa-bawa perihal TKA dan persekusi ulama, sementara konteks pembicaraan adalah bencana tsunami. Berikut beberapa komentar yang dimaksud:

@ra***ndina, "Kok bawa2 ‘kebenaran tenaga kerja asing dan persekusi ulama’??? Waduhhh...kok masih bisa di politisasi sih mas @ifanseventeen???"

@endra_lum***raja, "Lagi d arahkan ke politik,monggo d cek tv nya apa??mertua dan alm istri caleg partai apa??? Be smart please."

@emma_***oya, "Mksdnya apa ya,koq dia bahas mslh TKA dan persekusi ulama.dan blg jg tv one slalu mendukung dia,koq rada2 gmana gto statemen dia.pdhl yg dibahas tsunami."

@ste***os7, "Kok gue mencium ujung2 nya ke politik, Ada yang setuju ??"



Tentu setiap orang berhak berpendapat, namun yang benar-benar mengetahui maksud sebenarnya adalah pihak yang bersangkutan.

Baca Sumbernya

Perang Dagang Bikin AS-China Sama-sama Babak Belur



Perang tidak pernah menguntungkan siapapun. Kalimat ini tergambar jelas pada dampak perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang dilaporkan Reuters pada Sabtu (30/12/2018).

Perang dagang telah menghantam begitu banyak industri. Mulai dari otomotif, teknologi, dan yang terparah adalah pertanian. Demikian penjabaran ekonom pertanian dari Universitas Purdue, Wally Tyner.

Menurut Tyner, ekonomi AS dan China masing-masing kehilangan sekitar US$ 2,9 miliar per tahun. Nominal itu diakibatkan oleh tarif yang diterapkan China kepada produk-produk pertanian AS macam kedelai, jagung, gandum, dan sorgum.



Perdagangan komoditas pertanian yang terganggu telah melukai kedua belah pihak. Pemicunya adalah karena Cina merupakan importir kedelai terbesar dunia. Pada tahun lalu, Negeri Tirai Bambu mengandalkan Negeri Paman Sam untuk impor senilai US$ 12 miliar.

Pascapemberlakuan tarif 25% terhadap kedelai AS pada Juli sebagai balasan atas tarif AS untuk produk-produk China, Negeri Tirai Bambu mengalihkan pembelian kedelai ke Brasil. Hal itu mendorong penjualan kedelai Brasil di atas kedelai AS.

Hal itu merupakan contoh betapa perang dagang telah mengurangi penjualan bagi eksportir AS dan menaikkan biaya bagi importir Cina. "Ini adalah sesuatu yang membutuhkan resolusi," kata Tyner. "Ini adalah kekalahan untuk AS dan China," ujarnya.

Departemen Pertanian AS mencatat ekspor pertanian AS ke China selama 10 bulan pertama pada tahun ini turun 42% dari tahun sebelumnya, menjadi sekitar US$ 8,3 miliar.

Nilai kontrak berjangka kedelai diperdagangkan rata-rata US$ 8,75 per bushel dari Juli hingga Desember 2018. Nilai itu turun dari rata-rata US$ 9,76 selama periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada 28 Desember, nilai kontrak berjangka di bulan terakhir tahun ini rata-rata US$ 8,95 per bushel. Nilai itu pun turun dari US$ 9,61 pada keseluruhan Desember tahun lalu.

Untuk mengompensasi petani yang menderita, Pemerintah AS telah mengalokasikan sekitar US$ 11 miliar untuk pembayaran langsung dan membeli barang pertanian untuk program makanan pemerintah. Langkah itu diambil setelah berkonsultasi dengan para ekonom, termasuk Tyner.


Di North Dakota, para petani yang mengekspor komoditas ke Cina melalui pelabuhan di Pacific Northwest, petani kedelai menghadapi kerugian setidaknya US$ 280 juta. Hal itu juga karena tarif yang ditetapkan China. Demikian penuturan Mark Watne, presiden North Dakota Farmers Union.

Tarif yang dikenakan Negeri Tirai Bambu meningkatkan margin sehingga menghancurkan kedelai Negeri Paman Sam. Seperti Archer Daniels Midland Co yang meninggalkan banyak pasokan kedelai murah di pasar domestik.

Di sisi lain, pabrik-pabrik pengolah kedelai Cina membeli kedelai lebih dulu sebelum pemberlakuan tarif. Hal itu menyebabkan kelebihan pasokan yang mengurangi margin pemrosesan Cina.

Hal itu telah menyebabkan pabrik-pabrik pada musim panas ini menghasilkan pengurangan terbesar dalam beberapa tahun untuk produksi soymeal yang digunakan untuk memberi makan ternak.

Cina memulai kembali pembelian kedelai AS pada awal Desember setelah gencatan senjata perang dagang yang disetujui oleh para pemimpin dari kedua negara selama KTT G20 di Argentina, beberapa waktu lalu.

Akan tetapi, China tetap mempertahankan tarif 25% untuk kedelai dari AS yang secara efektif membatasi pembelian komersial Cina. "Dengan adanya tarif, kedelai tidak bisa masuk ke sistem komersial," kata seorang manajer di produsen pakan utama China, berbicara dengan anonimitas.

Baca Sumbernya

Timses Prabowo: Sekarang dengan Modal Foto Petahanan Mimpin Sholat Mau Bilang Saya Saleh


Dewan Ikatan Dai Aceh mengundang pasangan capres-cawapres untuk tes baca Alquran demi mengakhiri polemik soal keislaman para calon.
Rencananya, tes tersebut akan dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, pada 15 Januari 2019.
"Untuk mengakhiri polemik keislaman capres dan cawapres, kami mengusulkan tes baca Alquran terhadap kedua pasangan calon," tegas Ketua Dewan Pimpinan Ikatan Dai Aceh Tgk Marsyuddin Ishak di Banda Aceh, Sabtu (29/12).
Undangan ini pun akhirnya direspons oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Pihak BPN menegaskan bahwa pihaknya tetap menghormati undangan tersebut dan akan membahasnya dalam rapat internal.

"Kami sangat hormati undangan dari ulama-ulama Aceh. Kami akan coba bahas di tim. Tetapi, Mas Prabowo tentunya lebih senang datang untuk mendengarkan tausiyah dan lantunan Alquran dari para ulama untuk memperkuat keimanan dan keilmuan. Pastinya, Mas Bowo akan sangat sungkan kepada ulama-ulama yang keilmuannya jauh lebih tinggi," ujar Jubir BPN Prabowo-Sandi, Faldo Maldini, Sabtu malam (29/12).
Menurut Faldo, undangan tersebut adalah wujud ekspresi publik yang lelah dengan narasi ibadah dalam kampanye politik.
"Ini membuktikan publik lelah dengan narasi ibadah yang dimainkan oleh kubu petahana ini. Bagi kami dari awal, tidak etis seorang politisi mempertanyakan persoalan privat seperti ini di ruang publik, yang dimulai oleh pihak petahana," lanjut Faldo.
"Sikap ulama-ulama Aceh yang terhormat, saya kira sudah tepat untuk akhiri perdebatan ini. Beliau-beliau pasti ditanyakan juga oleh masyarakat soal polemik ini. Substansinya untuk menghentikan perdebatan ini. Saya kira sebaiknya hentikan narasi politik yang memecah-belah, saya Pancasila, anda bukan, saya jujur, anda hoax, saya demokratis, anda orba, sekarang dengan modal foto petahana mimpin salat mau bilang saya saleh, anda tidak. Ini kan harus cepat diakhiri," pungkasnya.

Tim Prabowo : Tak Perlu Tes Baca Alquran, Kita Cari Pemimpin Majemuk

Ikatan Dai Aceh mengusulkan tes membaca Alquran bagi capres dan cawapres. Menanggapi usulan ini, anggota Direktorat Hukum dan Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean, mengaku tak perlu diadakannya tes uji baca Alquran.
Menurutnya, Indonesia sebagai bangsa yang terdiri dari berbagai agama dan suku membutuhkan pemimpin yang majemuk, bukan yang pandai membaca Alquran.
"Untuk bangsa ini yang besar, hal-hal itu (tes membaca Alquran) tidak perlu dilakukan karena kita mencari pemimpin yang memimpin kemajemukan, yang dapat membawa Indonesia sejahtera ekonominya, rakyatnya adil dan makmur," jelas Ferdinand saat dihubungi kumparan, Sabtu (29/12) malam.
"Jadi bukan mencari pemimpin yang bisa membaca Alquran, salat, atau apa ya. Tapi mencari pemimpin yang bisa menjadikan bangsa berdaulat penuh,"  imbuh politikus Partai Demokrat itu.

Ferdinand Hutahaean
Meski demikian, Ferdinand menghargai usulan dari Ikatan Dai Aceh ini. Menurutnya, Aceh memang memiliki keistimewaan dalam menjalankan roda pemerintahan dengan syariat Islam. Namun, kata Ferdinand, hal ini tak perlu dilakukan di tingkat nasional.
"Kami memahami betul Aceh yang memiliki keistimewaannya bahkan bisa menjalankan pemerintahannya secara syariat. Tetapi ini kan pemilihan presiden RI yang majemuk sehingga kita tidak bisa melakukan uji-uji yang sifatnya seperti itu," ungkapnya.
Ferdinand mengatakan, usulan tes membaca Alquran malah dapat menggiring kecemburuan sosial bagi pemeluk agama lain. " Bahwa orang Hindu harus bisa baca Weda, Budha harus bisa baca Tripitaka, Kristen harus bisa baca Alkitab. Ini kan jadi tidak baik demokrasi kita," pungkasnya.


Ikatan Dai Aceh menganggap perlu adanya tes membaca Alquran untuk mengakhiri polemik politik identitas dan siapa calon yang pantas maju dan dipilih sesuai dengan kriteria pemimpin Islam dalam Pilpres 2019.
“Mengingat akhir-akhir ini kampanye saling menghujat atas kemampuan dasar beragama Islam lebih mengemuka ketimbang menonjolkan kampanye programatik untuk menarik pemilih,” kata Ketua Ikatan Dai Aceh, Tgk Marsyuddin Ishaq, dalam keterangannya kepada kumparan Sabtu (29/12).
Tes uji kemampuan baca Alquran itu rencananya bakal diselenggarakan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pada tanggal 15 Januari 2019 mendatang. Ikatan Dai Aceh akan segera membentuk panitia pelaksana dan tim uji kemampuan baca Alquran yang akan diisi oleh para ulama sepuh Aceh.

Baca Sumbernya

Banyak Yang Kaget Setelah Melihat Ibunya Sandiaga Uno


Sandiaga Uno, siapa yang tak kenal dengan nama dan wajah tokoh satu itu sekarang? Ya, keputusannya untuk terjun ke dunia politik membuat nama Sandiaga Uno menjulang tinggi. Pun ia sempat menjadi wakil gubernur Jakarta, dan itu pasti lah membuat sosok itu makin saja terkenal. Dan kini Sandiaga Uno menjadi salah calon wakil presiden berpasangan dengan Prabowo Subianto.

Nah, nama yang menjulang tinggi tentulah membuat kehidupan dari Sandiaga Uno menjadi tak lepas dari sorotan kamera. Ya, publik dibikin penasaran dengan segala hal yang berhubungan dengan politikus tampan itu. Sebut saja sebagai contoh salah satunya adalah tentang ibu dari Sandiaga Uno.

Dan ternyata Ucers, banyak yang kaget setelah melihat Ibunya Sandiaga Uno. Wah kenapa ya Ucers? Silakan Anda melihat beberapa foto di bawah ini ya.




Modis dan kekinian, itulah kata-kata yang pantas untuk menggambarkan penampilan dari ibunya Sandiaga Uno. Dan tentu saja hal ini sangat mengejutkan kita bukan? Karena harus kita akui, banyak yang mengira bahwa penampilan dari ibu dari cawapres tak akan kekinian seperti foto-foto di atas.

Mien R Uno, begini nama wanita itu. Dan menariknya, Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa sang ibu lah yang menjadi inspirasinya dalam kehidupan ini. Tidak itu saja, pasangan ibu dan anak itu juga terlihat sangat kompak di mana saja mereka berada.

Baca Sumbernya

Krisdayanti dan Dua Anggota Keluarganya Tewas Terbakar


Krisdayanti dan dua keluarganya tewas saat rumahnya habis terbakar si jago merah di kawasan Kampung Nelayan, Cilincing, Jakarta Utara.

Krisdayanti bersama Kusmiasih (55) dan Hamzah berusia delapan bulan tak mampu menyelamatkan diri dan akhirnya tewas terbakar.

"Ada 3 orang meninggal dunia akibat kebakaran tersebut, diduga tertidur saat kebakaran dan tak sempat menyelamatkan diri," kata Command Center Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Utara, Udin kepada wartawan, Kamis (27/12/2018).

Ia pun menduga kebakaran tersebut berawal dari korsleting listrik yang berada di rumah korban.

"11 mobil pemadam dikerahkan ke lokasi kebakaran yang terjadi pada dini hari tadi," pungkasnya.

Akibat kebakaran tersebut, diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp70 juta. Dan jenazah ketiga korban dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangungkusumo, Jakarta Pusat untuk dilakukan autopsi.

Baca Sumbernya

Dai Aceh Undang Jokowi-Prabowo Tes Baca Alquran di Masjid


Dewan Ikatan Dai Aceh mengusulkan sekaligus mengundang pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang bertarung di Pilpres 2019 untuk mengikuti tes baca Alquran. Tes itu diharapkan bisa menyudahi politik identitas yang marak belakangan ini.

"Untuk mengakhiri polemik keislaman capres dan cawapres, kami mengusulkan tes baca Alquran kepada kedua pasangan calon," kata Ketua Dewan Pimpinan Ikatan Da'i Aceh, Tgk Marsyuddin Ishak di Banda Aceh, Sabtu (29/12) seperti dikutip dari Antara.

Menurut Marsyuddin, sebagai organisasi yang fokus pada pengembangan dakwah dan syiar Islam, pihaknya ingin turut berperan dalam pesta demokrasi lima tahunan.


Dia lantas mengundang baik Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk mengikuti uji membaca Alquran di Aceh.

"Tes membaca Al Quran akan dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pada tanggal 15 Januari 2019," kata Ketua Dewan Ikatan Da'i Aceh.

Marsyuddin menyadari hasil tes membaca Alquran ini tidak bisa mempengaruhi keputusan KPU. Namun dia menyebut tes ini bisa jadi langkah awal untuk mengakhiri politik identitas.

Lihat juga: Prabowo Ditantang Salat, Sandi Sebut Pemilu Soal Ekonomi
Tes baca Alquran di provinsi Aceh bukan hal baru. Tes ini sebelumnya telah diberlakukan kepada calon anggota DPR Provinsi Aceh (DPRA) dan DPRD kabupaten/kota di Aceh (DPRK).

Bedanya, tes bagi calon anggota DPRA dan DPRK itu menjadi aturan yang wajib dijalankan.

Kewajiban itu membuat sejumlah bakal caleg DPRA dan DPRK Aceh gugur. Mereka tidak bisa bertarung di Pemilu 2019 karena tidak lulus tes kemampuan membaca Alquran.

Lihat juga: Tantangan Salat, Jurus Sia-sia Kubu Jokowi 'Jegal' Prabowo
Di Kabupaten Bireun, Aceh, Ketua Komisi Independen Pemilu (KIP) Bireun, Agusni menyatakan sebanyak 27 bacaleg DPRK Bireuen gagal bertarung pada Pemilu 2019, karena dinyatakan gugur pada tahap uji kemampuan baca Alquran.

"Hasil tersebut kita sampaikan dalam rapat pleno yang dihadiri para pengurus partai atau penghubung partai dan ditindaklajuti sebagaimana mestinya," katanya.

Baca Sumbernya

Kaget Mendekam di Penjara, Kondisi Psikologis Berubah. Habib Bahar Menderita Ini !


Pengacara Habib Bahar bin Smith, Sugito Atmo Prawiro dilansir detik.com, Kamis (27/12/2018), mengatakan, kliennya biasa aktif dengan banyak kegiatan. Kondisi sekarang, tiba-tiba pasif di dalam tahanan, secara psikologis berubah mungkin menyebabkan maagnya kambuh.
Habib Bahar sudah lama menderita sejak lama. Untuk itu, tim pengacara akan berkoordinasi dengan penyidik jika kondisi kesehatan Habib Bahar semakin memburuk. Satu permintaan kalau sudah sangat parah minta dipanggilkan dokter. Tapi sampai saat ini belum ada yang sifatnya reaksi Habib Bahar perlu penanganan dokter.
Pihak Polda Jawa Barat sendiri menegaskan tim dokter akan merawat Bahar jika memang benar sakit. Saat ini, proses penyidikan kasus ini berjalan profesional. Habih Bahar ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan Polda Jabar dalam kasus dugaan penganiayaan dua remaja MHU (17) dan ABJ (18). Polisi menjerat BS dengan pasal berlapis yakni pasal 170 ayat (2), pasal 351 ayat (2), pasal 333 ayat (2), dan pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.
Selain itu, Bareskrim Mabes Polri sudah menetapkan Habib Bahar sebagai tersangka atas dugaan pelanggaran Pasal 4 huruf b angka 2 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Dugaan pidana itu diduga dilakukan Bahar saat ceramah di peringatan Maulid Nabi di Palembang, Sumatera Selatan pada 8 Januari 2017 silam.
Kasus Habib Bahar ini memberi pelajar bagi masyarakat untuk cerdas memilih ulama yang akan didengar tausiahnya. Publik diimbau untuk tidak menggubris pendakwah yang hanya pandai melontarkan ujaran kebencian. Masyarakat atau publik harus pintar memilih ulama karena keilmuannya.

Usai Tantang Prabowo Taruhan Rumah, Wiranto Bakal Tanggung Jawab Jika Indonesia Punah



Beberapa waktu lalu, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali mengutarakan pernyataan kontroversial lewat pidatonya. Ia menyebut bahwa Indonesia bakal punah jika ia tak keluar sebagai pemenang di Pilpres 2019 mendatang.

Sontak pernyataan Prabowo mengundang reaksi protes dari berbagai pihak. Tak hanya kubu petahana, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, juga ikut angkat bicara.

Wiranto dengan tegas menyangkal pernyataan Prabowo tersebut. Indonesia tidak akan punah, apalagi mengingat negara ini adalah negara tujuan investasi kedua setelah Filipina. Selain itu, berbekal hasil riset lembaga Gallup’s Law and Order tahun 2018, Wiranto mengatakan bahwa Indonesia adalah negara teraman ke-9 di dunia.

Dengan prestasi semacam ini, menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang stabil. Sebab, para investor tidak akan mau menanamkan modal mereka di Indonesia jika tidak ada jaminan keamanan di negeri ini.

“Maka dengan prestasi seperti ini tentu negara tidak akan bubar,” tegas Wiranto di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (27/12). “Tidak akan punah.”

Wiranto berani menjamin jika Indonesia masih tetap akan berdiri usai Pilpres 2019 nanti. Bahkan dari dulu setiap kali ada Pemilu, Indonesia tetap baik-baik saja. “Habis pemilu enggak punah, dari dulu bolak-balik pemilu juga utuh aja,” kata Wiranto.

Wiranto mengaku tersinggung jika ada pihak yang mengatakan Indonesia bakal punah. Sebab, itu artinya Wiranto sebagai Menkopolhukam tidak mampu menjaga kestabilan negeri ini dengan baik.

“Kalau punah yang paling tersinggung menkopolhukam,” bantah Wiranto. “Karena berarti saya enggak bisa jaga negeri ini stabil. Tapi ini stabil. Enak aja punah.”

Dalam pidato yang dibawakan Prabowo saat mengisi acara Konfernas Partai Gerindra di Jawa Barat, Senin (17/12) lalu, ia menilai bahwa selama ini para petinggi Indonesia telah gagal menjalankan mandat dari rakyat.

Menurut Prabowo, para elite yang ada di bangku pemerintahan telah memimpin negara ini ke arah yang salah. Prabowo menambahkan jika sistem yang ada sekarang tetap diteruskan maka akan membuat Indonesia semakin melemah dan akhirnya punah.

Baca Sumbernya

Mobil Sandiaga Dicegat, Hingga Kata 'Goblok' dari Sri Mulyani



Selama sepekan, CNBC Indonesia mengelompokan pemberitaan yang menjadi santapan terlaris pembaca setia. Dimulai dari Senin, (24/12/2018), artikel most popular jatuh kepada aksi Presiden Jokowi yang berhasil merebut 3 Aset Tambang Raksasa Kembali ke RI.

Memasuki Selasa (25/12/2018), ada kabar dari Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Uno yang mobilnya sampai dicegat massa di Jeneponto.

Baca Sumbernya

Peran 3 Srikandi RI di Balik Ribetnya Akuisisi Freeport


Divestasi PT Freeport Indonesia (PTFI) menuai pro dan kontra hingga detik ini. Banyak yang angkat dua jempol soal perjuangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan jajarannya. Sayangnya, tak sedikit yang mengungkapkan proses divestasi tak elok, kemahalan, bahkan langkah 'goblok'.

Terlepas dari itu semua, Rhenald Kasali, Guru Besar Fakultan Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia menyebutkan proses divestasi Freeport ini cukup rumit. Namun ia menyoroti perjuangan 3 srikandi Indonesia yang mampu berjuang merebut kembali Freeport.

Kepada CNBC Indonesia, Sabtu (29/12/2018) Rhenald menceritakan perjuangan Sri Mulyani Indrawati, Rini Soemarno, dan Siti Nurbaya Bakar yang masing-masing merupakan Menteri Keuangan, Menteri BUMN dan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup.
Peran 3 Srikandi RI di Balik Akuisisi Freeport Indonesia


Berikut catatan Rhenald Kasali :


Pengalihan mayoritas saham PT Freeport ke BUMN Indonesia dikenal sebagai proses divestasi terumit sepanjang sejarah corporate action.

Selain melibatkan proses politik yang "banyak makan korban", rentang waktunya panjang sekali, juga kental dengan nuansa strateginya. Termasuk bagaimana eksekutif-eksekutif perempuan Indonesia mengajarkan American Boys agar patuh terhadap hukum Indonesia dan mengubah mindsetnya.

Ceritanya begini. Pertama, Freeport sudah ada di Indonesia sejak 1967 dan harus diakui kontribusinya bagi perekonomian Indonesia sangat besar. Khususnya dalam bidang PMA (Penanaman Modal Asing). Karena berusaha di daerah terpencil, wajar pemerintah memberi banyak kemudahan.

Maklum, Freeport harus bangun infrastruktur serba sendiri, mulai dari pelabuhan, jalan, perumahan karyawan, pembangkit listrik, landasan pesawat terbang, sampai tempat pelatihan untuk masyarakat adat suku setempat.

Namun, sedari awal PT Freeport Indonesia (PT FI) sudah terbiasa berhubungan langsung dengan pucuk pimpinan tertinggi negara Republik Indonesia. Karena itulah setiap keluhan Freeport selalu dilayani Presiden.

Waktu berjalan, cerita berubah. Dengan bantuan badan-badan dunia, Indonesia terus meremajakan diri dan memperkuat kelembagaan dan kualitas SDM-nya. Praktik good governance, gerakan pemberantasan korupsi dan mekanisme korporasi yang sehat terus tumbuh. Sampai di era Presiden Jokowi, PT FI tidak bisa lagi mengikuti cara-cara lama.

Namun di sisi lain, Freeport Indonesia juga telah banyak berubah, terutama sejak semakin banyak pimpinan dan SDM puncaknya berasal dari Indonesia.

Tiga perempuan Indonesia itu: Siti Nurbaya (Menteri LHK), Rini Soemarno (Menteri BUMN) dan Sri Mulyani bersama Menteri ESDM Ignasius Jonan pun mengajarkan CEO Amerika untuk patuh terhadap UU yang berlaku di sini.

Mereka meminta PT FI menjalankan janji-janji yang belum dieksekusi setelah deal dengan presiden-presiden di masa lalu.

Janji-janji itu diantaranya: divestasi saham dan membangun smelter, lalu beralih dari rezim kontrak karya (Kebijakan tahun 1971) ke rezim IUP menurut UU Minerba No. 4/2009.

Jadi, induk Freeport yang berkedudukan di New York dipaksa mengubah mindset. Semudah itukah?

Jaringan CEO Astra

Sekarang kerumitan yang kedua. Kendati dipaksa patuh hukum yang berlaku, CEO dan Vice Chairman Freeport McMoran Copper & Gold Inc, Richard Adkerson, dan team-nya masih terbiasa dengan gaya pendahulunya Bob Moffet.

Bob dikenal enteng menghadap presiden-presiden terdahulu. Karena dealnya dengan presiden, maka bisa ditebak akibatnya.

Ada cerita yang tak diketahui publik, tentang bagaimana Srikandi Indonesia menghadapi Richard Adkerson untuk mengubah mindset-nya. Kalau cerita bagaimana Sri Mulyani menghadapinya, sebagian sudah beredar. Lain kali saya jelaskan.

Tapi saya ingin menjelaskan dulu peran Rini yang memang sangat low profile.

Rini memang sempat mendengar sassus bahwa PT FI bisa diambil tanpa bayar pada tahun 2021. Tetapi sebagai mantan CEO Astra Internasional, ia tahu persis semua itu omong kosong.

Itu sama Ibaratnya dijanjikan akan mendapatkan iPhone ber-casing emas. Alih-alih Iphone, yang yang tertinggal bisa jadi cuma casingnya saja. Teknologinya pasti dibawa pulang asing. Belum lagi tuntutan-tuntutan hukumnya.

Kalau dibawa ke Mahkamah Agung RI, mungkin kita bisa menangkan. Masalahnya, kasus ini akan dibawa ke ranah arbitrase internasional. Kemungkinan menangnya di bawah 40%.

Jadi satu-satunya jalan adalah negosiasi secara rasional agar kita jangan sampai mendapat casing emasnya saja.

Begitulah mengurus korporasi. Ini bukan game gagah-gagahan asal ngomong, melainkan sebuah game logic dan harus penuh perhitungan.

Bagaimana Rini Mengatasinya?

Saya kenal Rini sejak tahun 1999, saat ia kembali ke PT Astra Internasional sebagai CEO. Ia ditugasi mengatasi kerugian sebesar Rp7,3 T yang membuat Astra nyaris bangkrut, Ia pun melakukan restrukturisasi besar-besaran.

Begitu prosesnya selesai, saya diminta memberi penjelasan kepada para investor strategisnya, sekaligus meluncurkan logo barunya.

Duduk di sisi kiri saya adalah Kasospol TNI, Susilo Bambang Yudhoyono, dan di sebelah kanan saya, Dr. Sri Mulyani. Saat itu Sri adalah pengamat ekonomi.

Seingat saya, investor gelisah karena harga saham Astra terus anjlok ke sekitar Rp 200. Tetapi Rini dan saya menenangkan. Juga SBY dan SMI. Ia meyakinkan bahwa memegang saham Astra harus long term.

Kelak rekomendasi itu tepat adanya. Pada tahun 2010, harga saham Astra Internasional berhasil tembus Rp 40.550.

Lantas apa hubungannya dengan Freeport?

Begini, ternyata salah satu investor Astra itu, kebetulan juga salah satu pemegang saham penting dari Freeport McMoran, di samping Vanguard dan Icahn.

Rini tidak menyia-nyiakan info itu. Apalagi para eksekutif perusahaan investasi itu sudah lama mengenal reputasinya. Ia segera mengontak mereka dan bertemu di London.

Dari portofolionya sebesar USD 100 Miliar, mereka ternyata menguasai portofolio dalam bidang tambang yang cukup besar, sekitar USD 40 Miliar. Bisa dibayangkan, betapa takluknya para CEO perusahaan tambang pada investor besar ini.

Singkat cerita, eksekutif perusahaan investasi itu pun bekerja dan berhasil menjelaskan kepada publik bahwa Indonesia telah berubah. Indonesia juga mendapatkan rating bagus dari Moody's and Fitch Group.

Di lain pihak, perusahaan investasi itu sudah lama mendalami siapa-siapa saja CEO yang menjadi pembuat kebijakan di Indonesia sehingga mereka punya harapan positif. Bahkan mereka ikut membeli Global Bond Indonesia.

Selanjutnya, apa yang terjadi dengan Adkerson saya tidak tahu persis. Saya mendengar Richard Adkerson menjadi lebih kooperatif.

Jalan terbuka. Saat Indonesia berminat membeli tambahan saham PT FI sebesar 42% (karena sebelumnya sudah menguasai 9%), Richard Adkerson membuka pembicaraan: "Kalian ingin ambil dari yang mana? Dari bagian FCX yang 51%?"

Semua anggota team negosiasi terperangah. Diantaranya ada Kepala BKF, Prof. Suahasil Nazara. "Freeport yang kami tahu punya saham 91%, ternyata mengaku hanya menguasai 51% saja. Jadi kalau Indonesia mengambil 42%, mereka akan tinggal 10%," ujarnya kepada saya.

Mengapa begitu?

Adkerson baru membuka cerita. Ternyata, atas seizin Presiden yang dulu dan Menteri Pertambangan pada tahun 1996, mereka diizinkan mengandeng Rio Tinto dalam bentuk Participating Interest (PI) untuk menikmati 40% keuntungan Freeport sebelum dibagi kepada pihak Indonesia.

Freeport beralasan perlu menggandeng Rio Tinto untuk mendapatkan Capex (Capital Expenditure) dan Opex (Operating Expenditure) dalam mengoperasikan tambang itu.

Rombongan pun kembali ke tanah air, memeriksa keberadaan surat yang dimaksud Richard. Surprisingly, tak banyak yang mengetahui dokumen itu. Benar-benar tersembunyi. Setelah ditemukan, mereka harus putar otak lagi. Cari strategi lagi karena persoalan tambah rumit.

Tetapi menurut teman-teman di Kementerian BUMN, terjadi "Mestakung" (semesta mendukung - meminjam istilah pakar Fisika, Yohanes Surya).

Rini memutuskan untuk berangkat lagi menemui CEO Rio Tinto. Mestakungnya, ternyata Rio Tinto justru sedang berkeinginan menjual haknya. Tinto ingin beralih ke tambang lain.

Artinya, ia bersedia mengalihkan haknya ke Indonesia. Hanya saja Indonesia membutuhkan saham, bukan PI. Indonesia ingin belajar mengelola, memimpin dan berbisnis yang lebih besar. Bukan cuma mencicipi buahnya saja.

Sempat mengganjal sebentar. Tetapi sikap investor sudah positif mendukung Indonesia. Freeport akhirnya mengalihkan hak Rio Tinto itu menjadi saham.

Begitulah cerita-cerita di balik layar. Yang jelas, ini benar-benar rumit. Saya belum menceritakan kehebatan lain srikandi-srikandi itu. Insha Allah ke depan saya akan ceritakan strategic brief-nya.

Baca Sumbernya

Prabowo Joget di Natalan Keluarga, Begini Respon Novel Bamukmin


Viralnya video yang memperlihatkan Prabowo berjoget di acara natal keluarganya membuat pro dan kontra ditengah masyarakat.



Salah satunya dari kalangan ulama, Juru bicara alumni 212 Novel Bamukmin menerangkan, bahwa menurutnya yang dilakukan Prabowo hanyalah berjoget poco-poco dan itu tidak akan mempengaruhi suara para ulama.

“Joget poco-poco Prabowo itu kan jelas dalam acara keluarganya, bukan ikut serta ritual ibadah,” tegas dia kepada JPNN, Jumat (28/12).



Menurut Bamukmin, apa yang dilakukan oleh Prabowo hanya semata-mata mengikuti tradisi keluarga. Bukan mengikuti ritual ibadah. dan itu sebagai bentuk cara Prabowo saling menghormati agama kristiani.

“Joget poco-poco Prabowo itu kan jelas dalam acara keluarganya, bukan ikut serta ritual ibadah,” tegas dia kepada JPNN, Jumat (28/12).



Diketahui bahwa Video yang memperlihatkan Prabowo berjoget tersebut diambil olleh keponakannya sendiri lewat live story Instagram saat menghadiri acara natalan di rumah salah satu kerabat Prabowo Subianto.

Baca Sumbernya

Zaman Jokowi, 3 Aset Tambang Raksasa Kembali ke RI


Dibuka dengan kembalinya blok gas raksasa, blok Mahakam, pada awal tahun. Pemerintahan Presiden Joko Widodo juga menutup tahun dengan prestasi bersejarah lainnya yakni akusisi PT Freeport Indonesia. 

RI Kuasai Freeport

Mendekati akhir tahun, peristiwa bersejarah terjadi. Kembalinya kekayaan negara dari Tambang Grasberg di Papua menjadi kado istimewa dari Kepala Negara. Dengan usaha yang tidak mudah, akhirnya divestasi saham PT Freeport Indonesia menjadi 51% milik negara terealisasilah sudah.


"Hari ini merupakan momen yang bersejarah, setelah Freeport beroperasi di Indonesia sejak 1973. Dan kepemilikan mayoritas ini kita gunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. 51,2% sudah beralih ke PT Inalum (Persero) dan sudah lunas dibayar," ujar Jokowi saat konferensi pers di Istana Negara, Jumat (21/12/2018). 

Penandatanganan ini dilakukan persama sejumlah menteri, CEO Freeport McMoran Richard Adkerson, dan Direktur Utama PT Inalum (Persero) Budi Gunadi Sadikin, Jumat (21/12/2018). 

Indonesia mengakuisisi PT Freeport Indonesia lewat holding BUMN Pertambangan, PT Inalum (Persero) dengan nilai mencapai US$ 3,85 miliar atau setara Rp 55,8 triliun. Untuk membeli 51% saham PT Freeport Indonesia ini, Inalum menerbitkan surat utang global senilai US$ 4 miliar, salah satu nilai terbesar sepanjang sejarah RI. 

Dengan kesepakatan di atas, Indonesia kini memiliki kendali atas cadangan terbukti dan terkira di lapangan PTFI yang secara kasar bernilai Rp 2.400 triliun, yang terdiri dari 38,6 miliar pound tembaga, 33,8 juta ounce emas, dan 156,2 juta ounce perak.

Blok Raksasa Rokan Kini di Tangan Pertamina

Pencapaian besar lainnya di era Presiden Joko Widodo di tahun ini untuk sektor energi yakni blok Rokan dan Mahakam yang kini dikelola oleh PT Pertamina (Persero).

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar memutuskan Pertamina duduk sebagai operator di blok Rokan. Pertamina akan mengambil alih blok yang saat ini masih dikelola oleh Chevron ini, setelah 2021, hingga 20 tahun mendatang. 

"Pemerintah lewat Menteri ESDM menetapkan pengelolaan blok Rokan mulai tahun 2021 selama 20 tahun ke depan akan diberikan kepada Pertamina" ujar Arcandra di Kementerian ESDM, Selasa (31/7/2018).

Pemerintah mengklaim, penawaran Pertamina lebih 'seksi' ketimbang Chevron yang telah menguasai Blok Rokan selama 94 tahun. "Penawaran Chevron jauh di bawah penawaran yang diajukan Pertamina," kata Arcandra di Kementerian ESDM, Selasa (31/7/2018).

Sebagaimana diketahui, blok Rokan adalah blok tersubur di Indonesia. Berdasarkan data dari Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) sampai April 2018 tercatat produksi minyak di blok Rokan mencapai 210.280,60 BOPD, dan produksi gas-nya sebesar 24,26 MMSCFD.

Dibuka dengan Menguasai Mahakam

Sedangkan, soal blok Mahakam, Presiden Jokowi menegaskan blok ini sepenuhnya diberikan ke Pertamina. Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Tahun 2018, di Auditorium Tilangga, Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT). Jokowi mengatakan Blok Mahakam akhirnya kembali ke pelukan Ibu Pertiwi setelah 50 tahun dikelola asing. 

"Saya serahkan kepada Pertamina. Dulu kita satu persen saja enggak punya saham di situ, sekarang 100%. Ini berikan ke Pertamina," kata Jokowi.

Seperti diketahui, pada 1 Januari 2018 pengelolaan migas di Blok Mahakam sudah 100% kembali ke Ibu Pertiwi, dan dikelola oleh Pertamina. Semula Blok Mahakam dikuasai oleh PT Total E&P Indonesie (TEPI)‎. Namun, kontrak mereka habis per 31 Desember 2017. 

Pemerintah tidak memperpanjang izin pengelolaan blok atau Wilayah Kerja Mahakam, di Kalimantan Timur itu, dan memilih mengambil alih pengelolaan tersebut, dengan menyerahkannya kepada PT Pertamina Persero.

Baca Sumbernya

Dipaksa Turun dari Mobil, Massa Cegat Sandi Uno di Jeneponto


Dalam perjalanan dari Kabupaten Takalar menuju Ke Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan, Selasa (25/12/2018) Sandiaga Salahuddin Uno dicegat di tengah jalan. Sekelompok massa menyemut di tengah jalan yang dilalui rombongan calon wakil presiden nomor urut 02 tersebut.

Rombongan pun terpaksa berhenti karena massa tumpah ruah di jalan dengan menggunakan atribut partai koalisi.

Sandi pun membuka pintu kaca depannya, seorang pria menghampiri dan meminta mantan wakil gubernur DKI ini untuk turun. Sandi juga meminta tim pengawalannya untuk tetap tenang.


"Pak ini posko pemenangan Prabowo Sandi, gunting pita pak, satu menit saja," kata pria tersebut setengah memaksa sambil berusaha membuka pintu.

Dengan tenang Sandi meminta relawan militannya itu untuk menarik nafas dan relaks. "Pak kami tidak dijadwalkan untuk bersosialisasi di sini, Bawaslu akan mencatatnya sebagai pelanggaran," ucap Sandi.

Namun pria itu keukeuh, masih setengah memaksa dia berujar, "satu menit saja pak, hanya peresmian posko pak," katanya lagi.

Ketua DPD Gerindra Sulawesi Selatan, Idris Manggabarani, akhirnya menjelaskan lagi kepada relawan militan itu soal peraturan sosialisasi.

Sandi akhirnya mengambil jalan tengah, meminta relawan membawa pita dan dia akan mengguntingnya dan meresmikannya di dalam mobil. "Bawa pitanya kemari, saya potong. Dengan Bismillah saya resmikan rumah pemenangan ini," kata Sandi sambil memotong pita dengan gunting.

Begitu Sandi menggunting pita, teriakan gemuruh Prabowo presiden bergemuruh. Rombongan pun melanjutkan perjalanannya menuju rumah juang Jeneponto

Baca Sumbernya

Ucapan 'Assalamualaikum' Saat Misa Natal, Jemaat Gereja Bethany Jawab 'Waalaikumsalam'


Momen indah penuh toleransi terekam saat anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur yang terdiri dari Gubernur Jatim, Kapolda Jatim, dan Pangdam V/Brawijaya meninjau kesiapan dan pengamanan gereja menjelang Natal. Kehadiran mereka pun disambut meriah umat Nasrani yang malam itu sedang menjalankan Misa Natal.

Sesampainya di Gereja Bethany, Nginden, Surabaya, tiga pejabat itu mengucapkan salam ala Islam. 'Assalamualaikum." Salam ini pun disambut dengan sukacita oleh ribuan orang Nasrani yang hadir di gereja tersebut.



"Barusan kita menemui hampir 30 ribu anggota umat Kristiani. Baru pertama kali kita berada di gereja di mana pada saat mengucapkan 'Assalamualaikum' dan jawabannya luar biasa 'Waalaikumsalam'," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat meninjau Gereja Bethany Nginden Surabaya, Senin malam, 24 Desember 2018.

Luki mengatakan situasi di gereja terpantau kondusif. Pihaknya juga dibantu TNI untuk mengamankan beberapa gereja di Jatim.

"Untuk situasi di Jawa Timur kita bersama TNI sudah menggelar seluruh pengamanan di gereja-gereja seluruh Jawa Timur maupun tempat-tempat wisata. Sampai dengan detik ini, alhamdulillah semua laporan berjalan dengan aman dan kondusif di setiap gereja," ucap Luki.



Sementara itu, Gubernur Soekarwo menambahkan silaturahmi ini merupakan wujud Indonesia sebenarnya. Tak ada batasan antara mayoritas dan minoritas.
"Sistem yang antara mayoritas dan minoritas saling menghargai. Tidak ada diktator tirani minoritas, tidak ada diktator mayoritas tapi saling menghargai," ujar Pakdhe Karwo, panggilan akrab gubernur.

Ditemani perwakilan NU dan Muhammadiyah, Pakdhe Karwo mengaku semakin yakin jika toleransi di Indonesia masih sangat bagus. Menurutnya, hadirnya perwakilan ormas juga merepresentasikan agama di Indonesia yang saling menghargai.

"Saya kira ini luar biasa bayangkan tadi begitu kita hadir begitu dia memberikan apresiasi. Saya kira ini Alhamdulillah kan dari Muhammadiyah dan NU yang merepresentasikan agama selain Kristian yaitu Islam telah hadir di sini," imbuh gubernur yang telah menjabat selama dua periode ini.

Di kesempatan yang sama, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman menambahkan pihaknya telah bersiaga untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada umat Nasrani yang sedang beribadah.

"Kami jajaran Kodam V/Brawijaya membantu sepenuhnya dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun baru. Itu adalah untuk menjamin kenyamanan, kelancaran untuk melaksanakan Natal bagi umat Kristiani," katanya.

Baca Sumbernya
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==